'WILUJENG SUMPING'

Riung mungpulung Urang Sindangsari
Silih Asah Silih Asih Silih Asuh

Selasa, 08 November 2011

Daftar Nama Kecamatan Kelurahan/Desa & Kodepos Di Kota/Kabupaten Kuningan Jawa Barat (Jabar)


Berikut ini adalah daftar nama-nama Kelurahan / Desa dan Kecamatan beserta nomor kode pos (postcode / zip code) pada Kota/Kabupaten Kuningan, Provinsi Jawa Barat (Jabar), Republik Indonesia.

Negara : Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)
Provinsi : Jawa Barat (Jabar)
Kota/Kabupaten : Kuningan

1. Kecamatan Ciawigebang
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Ciawigebang di Kota/Kabupaten Kuningan, Provinsi Jawa Barat (Jabar) :
- Kelurahan/Desa Ciawigebang (Kodepos : 45591)
- Kelurahan/Desa Ciawilor (Kodepos : 45591)
- Kelurahan/Desa Cigarukgak (Kodepos : 45591)
- Kelurahan/Desa Cihaur (Kodepos : 45591)
- Kelurahan/Desa Cijagamulya (Kodepos : 45591)
- Kelurahan/Desa Cikubangmulya (Kodepos : 45591)
- Kelurahan/Desa Ciomas (Kodepos : 45591)
- Kelurahan/Desa Ciputat (Kodepos : 45591)
- Kelurahan/Desa Dukuhdalem (Kodepos : 45591)
- Kelurahan/Desa Geresik (Kodepos : 45591)
- Kelurahan/Desa Kadurama (Kodepos : 45591)
- Kelurahan/Desa Kapandayan (Kodepos : 45591)
- Kelurahan/Desa Karangkamulyan (Kodepos : 45591)
- Kelurahan/Desa Keramatmulya (Kodepos : 45591)
- Kelurahan/Desa Lebaksiuh (Kodepos : 45591)
- Kelurahan/Desa Mekarjaya (Kodepos : 45591)
- Kelurahan/Desa Padarama (Kodepos : 45591)
- Kelurahan/Desa Pajawanlor (Kodepos : 45591)
- Kelurahan/Desa Pamijahan (Kodepos : 45591)
- Kelurahan/Desa Pangkalan (Kodepos : 45591)
- Kelurahan/Desa Sidaraja (Kodepos : 45591)
- Kelurahan/Desa Sukadana (Kodepos : 45591)
- Kelurahan/Desa Sukaraja (Kodepos : 45591)
- Kelurahan/Desa Cihirup (Kodepos : 45593)

2. Kecamatan Cibeureum
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Cibeureum di Kota/Kabupaten Kuningan, Provinsi Jawa Barat (Jabar) :
- Kelurahan/Desa Cibeureum (Kodepos : 45588)
- Kelurahan/Desa Cimara (Kodepos : 45588)
- Kelurahan/Desa Kawungsari (Kodepos : 45588)
- Kelurahan/Desa Randusari (Kodepos : 45588)
- Kelurahan/Desa Sukadana (Kodepos : 45588)
- Kelurahan/Desa Sukarapih (Kodepos : 45588)
- Kelurahan/Desa Sumurwiru (Kodepos : 45588)
- Kelurahan/Desa Tarikolot (Kodepos : 45588)

3. Kecamatan Cibingbin
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Cibingbin di Kota/Kabupaten Kuningan, Provinsi Jawa Barat (Jabar) :
- Kelurahan/Desa Bantarpanjang (Kodepos : 45587)
- Kelurahan/Desa Ciangir (Kodepos : 45587)
- Kelurahan/Desa Cibingbin (Kodepos : 45587)
- Kelurahan/Desa Cipondok (Kodepos : 45587)
- Kelurahan/Desa Cisaat (Kodepos : 45587)
- Kelurahan/Desa Citenjo (Kodepos : 45587)
- Kelurahan/Desa Dukuhbadag (Kodepos : 45587)
- Kelurahan/Desa Sindangjawa (Kodepos : 45587)
- Kelurahan/Desa Sukaharja (Kodepos : 45587)
- Kelurahan/Desa Sukamaju (Kodepos : 45587)

4. Kecamatan Cidahu
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Cidahu di Kota/Kabupaten Kuningan, Provinsi Jawa Barat (Jabar) :
- Kelurahan/Desa Bunder (Kodepos : 45595)
- Kelurahan/Desa Cibulan (Kodepos : 45595)
- Kelurahan/Desa Cidahu (Kodepos : 45595)
- Kelurahan/Desa Cieurih (Kodepos : 45595)
- Kelurahan/Desa Cihideunggirang (Kodepos : 45595)
- Kelurahan/Desa Cihideunghilir (Kodepos : 45595)
- Kelurahan/Desa Cikeusik (Kodepos : 45595)
- Kelurahan/Desa Datar (Kodepos : 45595)
- Kelurahan/Desa Jatimulya (Kodepos : 45595)
- Kelurahan/Desa Kertawinangun (Kodepos : 45595)
- Kelurahan/Desa Legok (Kodepos : 45595)
- Kelurahan/Desa Nanggela (Kodepos : 45595)

5. Kecamatan Cigandamekar
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Cigandamekar di Kota/Kabupaten Kuningan, Provinsi Jawa Barat (Jabar) :
- Kelurahan/Desa Babakanjati (Kodepos : 45556)
- Kelurahan/Desa Bunigeulis (Kodepos : 45556)
- Kelurahan/Desa Cibuntu (Kodepos : 45556)
- Kelurahan/Desa Indapatra (Kodepos : 45556)
- Kelurahan/Desa Jambugeulis (Kodepos : 45556)
- Kelurahan/Desa Karangmuncang (Kodepos : 45556)
- Kelurahan/Desa Koreak (Kodepos : 45556)
- Kelurahan/Desa Panawuan (Kodepos : 45556)
- Kelurahan/Desa Sangkanmulya (Kodepos : 45556)
- Kelurahan/Desa Sangkanurip (Kodepos : 45556)
- Kelurahan/Desa Timbang (Kodepos : 45556)

6. Kecamatan Cigugur
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Cigugur di Kota/Kabupaten Kuningan, Provinsi Jawa Barat (Jabar) :
- Kelurahan/Desa Babakanmulya (Kodepos : 45552)
- Kelurahan/Desa Cigadung (Kodepos : 45552)
- Kelurahan/Desa Cigugur (Kodepos : 45552)
- Kelurahan/Desa Cileuleuy (Kodepos : 45552)
- Kelurahan/Desa Cipari (Kodepos : 45552)
- Kelurahan/Desa Cisantana (Kodepos : 45552)
- Kelurahan/Desa Gunungkeling (Kodepos : 45552)
- Kelurahan/Desa Puncak (Kodepos : 45552)
- Kelurahan/Desa Sukamulya (Kodepos : 45552)
- Kelurahan/Desa Winduherang (Kodepos : 45552)

7. Kecamatan Cilebak
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Cilebak di Kota/Kabupaten Kuningan, Provinsi Jawa Barat (Jabar) :
- Kelurahan/Desa Bungurberes (Kodepos : 45585)
- Kelurahan/Desa Cilebak (Kodepos : 45585)
- Kelurahan/Desa Cilimusari (Kodepos : 45585)
- Kelurahan/Desa Jalatrang (Kodepos : 45585)
- Kelurahan/Desa Legokherang (Kodepos : 45585)
- Kelurahan/Desa Mandapajaya (Kodepos : 45585)
- Kelurahan/Desa Patala (Kodepos : 45585)

8. Kecamatan Cilimus
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Cilimus di Kota/Kabupaten Kuningan, Provinsi Jawa Barat (Jabar) :
- Kelurahan/Desa Bandorasa Kulon (Kodepos : 45556)
- Kelurahan/Desa Bandorasa Wetan (Kodepos : 45556)
- Kelurahan/Desa Bojong (Kodepos : 45556)
- Kelurahan/Desa Caracas (Kodepos : 45556)
- Kelurahan/Desa Cibeureum (Kodepos : 45556)
- Kelurahan/Desa Cilimus (Kodepos : 45556)
- Kelurahan/Desa Kaliaren (Kodepos : 45556)
- Kelurahan/Desa Linggaindah (Kodepos : 45556)
- Kelurahan/Desa Linggamekar (Kodepos : 45556)
- Kelurahan/Desa Linggarjati (Kodepos : 45556)
- Kelurahan/Desa Linggasana (Kodepos : 45556)
- Kelurahan/Desa Sampora (Kodepos : 45556)
- Kelurahan/Desa Setianegara (Kodepos : 45556)

9. Kecamatan Cimahi
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Cimahi di Kota/Kabupaten Kuningan, Provinsi Jawa Barat (Jabar) :
- Kelurahan/Desa Benda (Kodepos : 45582)
- Kelurahan/Desa Cikaduwetan (Kodepos : 45582)
- Kelurahan/Desa Cikeusal (Kodepos : 45582)
- Kelurahan/Desa Cileuya (Kodepos : 45582)
- Kelurahan/Desa Cimahi (Kodepos : 45582)
- Kelurahan/Desa Cimulya (Kodepos : 45582)
- Kelurahan/Desa Gunungsari (Kodepos : 45582)
- Kelurahan/Desa Kananga (Kodepos : 45582)
- Kelurahan/Desa Margamukti (Kodepos : 45582)
- Kelurahan/Desa Mekarjaya (Kodepos : 45582)
- Kelurahan/Desa Mulyajaya (Kodepos : 45582)
- Kelurahan/Desa Sukajaya (Kodepos : 45582)

10. Kecamatan Ciniru
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Ciniru di Kota/Kabupaten Kuningan, Provinsi Jawa Barat (Jabar) :
- Kelurahan/Desa Cijemit (Kodepos : 45565)
- Kelurahan/Desa Ciniru (Kodepos : 45565)
- Kelurahan/Desa Cipedes (Kodepos : 45565)
- Kelurahan/Desa Gunungmanik (Kodepos : 45565)
- Kelurahan/Desa Longkewang (Kodepos : 45565)
- Kelurahan/Desa Mungkaldatar (Kodepos : 45565)
- Kelurahan/Desa Pamupukan (Kodepos : 45565)
- Kelurahan/Desa Pinara (Kodepos : 45565)
- Kelurahan/Desa Rambatan (Kodepos : 45565)

11. Kecamatan Cipicung
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Cipicung di Kota/Kabupaten Kuningan, Provinsi Jawa Barat (Jabar) :
- Kelurahan/Desa Mekarsari (Kodepos : 45576)
- Kelurahan/Desa Cimaranten (Kodepos : 45592)
- Kelurahan/Desa Cipicung (Kodepos : 45592)
- Kelurahan/Desa Karoya (Kodepos : 45592)
- Kelurahan/Desa Muncangela (Kodepos : 45592)
- Kelurahan/Desa Pamulihan (Kodepos : 45592)
- Kelurahan/Desa Salareuma (Kodepos : 45592)
- Kelurahan/Desa Suganangan (Kodepos : 45592)
- Kelurahan/Desa Sukamukti (Kodepos : 45592)
- Kelurahan/Desa Susukan (Kodepos : 45592)

12. Kecamatan Ciwaru
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Ciwaru di Kota/Kabupaten Kuningan, Provinsi Jawa Barat (Jabar) :
- Kelurahan/Desa Andamui (Kodepos : 45583)
- Kelurahan/Desa Baok (Kodepos : 45583)
- Kelurahan/Desa Cilayung (Kodepos : 45583)
- Kelurahan/Desa Citundun (Kodepos : 45583)
- Kelurahan/Desa Ciwaru (Kodepos : 45583)
- Kelurahan/Desa Garajati (Kodepos : 45583)
- Kelurahan/Desa Karangbaru (Kodepos : 45583)
- Kelurahan/Desa Lebakherang (Kodepos : 45583)
- Kelurahan/Desa Linggajaya (Kodepos : 45583)
- Kelurahan/Desa Sagaranten (Kodepos : 45583)
- Kelurahan/Desa Sumberjaya (Kodepos : 45583)

13. Kecamatan Darma
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Darma di Kota/Kabupaten Kuningan, Provinsi Jawa Barat (Jabar) :
- Kelurahan/Desa Bakom (Kodepos : 45562)
- Kelurahan/Desa Cageur (Kodepos : 45562)
- Kelurahan/Desa Cikupa (Kodepos : 45562)
- Kelurahan/Desa Cimenga (Kodepos : 45562)
- Kelurahan/Desa Cipasung (Kodepos : 45562)
- Kelurahan/Desa Darma (Kodepos : 45562)
- Kelurahan/Desa Gunungsirah (Kodepos : 45562)
- Kelurahan/Desa Jagara (Kodepos : 45562)
- Kelurahan/Desa Karanganyar (Kodepos : 45562)
- Kelurahan/Desa Karangsari (Kodepos : 45562)
- Kelurahan/Desa Kawahmanuk (Kodepos : 45562)
- Kelurahan/Desa Paninggaran (Kodepos : 45562)
- Kelurahan/Desa Parung (Kodepos : 45562)
- Kelurahan/Desa Sagarahiang (Kodepos : 45562)
- Kelurahan/Desa Sakerta Barat (Kodepos : 45562)
- Kelurahan/Desa Sakerta Timur (Kodepos : 45562)
- Kelurahan/Desa Situsari (Kodepos : 45562)
- Kelurahan/Desa Sukarasa (Kodepos : 45562)
- Kelurahan/Desa Tugumulya (Kodepos : 45562)

14. Kecamatan Garawangi
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Garawangi di Kota/Kabupaten Kuningan, Provinsi Jawa Barat (Jabar) :
- Kelurahan/Desa Cikananga (Kodepos : 45571)
- Kelurahan/Desa Cirukem (Kodepos : 45571)
- Kelurahan/Desa Citiusari (Kodepos : 45571)
- Kelurahan/Desa Garawangi (Kodepos : 45571)
- Kelurahan/Desa Gewok (Kodepos : 45571)
- Kelurahan/Desa Kadatuan (Kodepos : 45571)
- Kelurahan/Desa Karamatwangi (Kodepos : 45571)
- Kelurahan/Desa Kutakembaran (Kodepos : 45571)
- Kelurahan/Desa Lengkong (Kodepos : 45571)
- Kelurahan/Desa Mancagar (Kodepos : 45571)
- Kelurahan/Desa Mekarmulya (Kodepos : 45571)
- Kelurahan/Desa Purwasari (Kodepos : 45571)
- Kelurahan/Desa Sukaimut (Kodepos : 45571)
- Kelurahan/Desa Sukamulya (Kodepos : 45571)
- Kelurahan/Desa Tambakbaya (Kodepos : 45571)
- Kelurahan/Desa Tembong (Kodepos : 45571)
- Kelurahan/Desa Pakembangan (Kodepos : 45572)

15. Kecamatan Hantara
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Hantara di Kota/Kabupaten Kuningan, Provinsi Jawa Barat (Jabar) :
- Kelurahan/Desa Bunigeulis (Kodepos : 45564)
- Kelurahan/Desa Cikondang (Kodepos : 45564)
- Kelurahan/Desa Citapen (Kodepos : 45564)
- Kelurahan/Desa Hantara (Kodepos : 45564)
- Kelurahan/Desa Pakapasan Girang (Kodepos : 45564)
- Kelurahan/Desa Pakapasan Hilir (Kodepos : 45564)
- Kelurahan/Desa Pasiragung (Kodepos : 45564)
- Kelurahan/Desa Tudagan (Kodepos : 45564)
16. Kecamatan Jalaksana
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Jalaksana di Kota/Kabupaten Kuningan, Provinsi Jawa Barat (Jabar) :
- Kelurahan/Desa Babakanmulya (Kodepos : 45554)
- Kelurahan/Desa Ciniru (Kodepos : 45554)
- Kelurahan/Desa Jalaksana (Kodepos : 45554)
- Kelurahan/Desa Maniskidul (Kodepos : 45554)
- Kelurahan/Desa Manislor (Kodepos : 45554)
- Kelurahan/Desa Padamenak (Kodepos : 45554)
- Kelurahan/Desa Peusing (Kodepos : 45554)
- Kelurahan/Desa Sadamantra (Kodepos : 45554)
- Kelurahan/Desa Sangkanerang (Kodepos : 45554)
- Kelurahan/Desa Sayana (Kodepos : 45554)
- Kelurahan/Desa Sembawa (Kodepos : 45554)
- Kelurahan/Desa Sidamulya (Kodepos : 45554)
- Kelurahan/Desa Sindangbarang (Kodepos : 45554)
- Kelurahan/Desa Sukamukti (Kodepos : 45554)

17. Kecamatan Japara
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Japara di Kota/Kabupaten Kuningan, Provinsi Jawa Barat (Jabar) :
- Kelurahan/Desa Cengal (Kodepos : 45555)
- Kelurahan/Desa Cikeleng (Kodepos : 45555)
- Kelurahan/Desa Citapen (Kodepos : 45555)
- Kelurahan/Desa Dukuhdalem (Kodepos : 45555)
- Kelurahan/Desa Garatengah (Kodepos : 45555)
- Kelurahan/Desa Japara (Kodepos : 45555)
- Kelurahan/Desa Kalimati (Kodepos : 45555)
- Kelurahan/Desa Rajadanu (Kodepos : 45555)
- Kelurahan/Desa Singkup (Kodepos : 45555)
- Kelurahan/Desa Wano (Kodepos : 45555)

18. Kecamatan Kadugede
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Kadugede di Kota/Kabupaten Kuningan, Provinsi Jawa Barat (Jabar) :
- Kelurahan/Desa Babatan (Kodepos : 45561)
- Kelurahan/Desa Bayuning (Kodepos : 45561)
- Kelurahan/Desa Ciherang (Kodepos : 45561)
- Kelurahan/Desa Ciketak (Kodepos : 45561)
- Kelurahan/Desa Cipondok (Kodepos : 45561)
- Kelurahan/Desa Cisukadana (Kodepos : 45561)
- Kelurahan/Desa Kadugede (Kodepos : 45561)
- Kelurahan/Desa Margabakti (Kodepos : 45561)
- Kelurahan/Desa Nangka (Kodepos : 45561)
- Kelurahan/Desa Sindangjawa (Kodepos : 45561)
- Kelurahan/Desa Tinggar (Kodepos : 45561)
- Kelurahan/Desa Windujanten (Kodepos : 45561)

19. Kecamatan Kalimanggis
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Kalimanggis di Kota/Kabupaten Kuningan, Provinsi Jawa Barat (Jabar) :
- Kelurahan/Desa Cipancur (Kodepos : 45594)
- Kelurahan/Desa Kalimanggis Kulon (Kodepos : 45594)
- Kelurahan/Desa Kalimanggis Wetan (Kodepos : 45594)
- Kelurahan/Desa Kertawana (Kodepos : 45594)
- Kelurahan/Desa Partawangunan (Kodepos : 45594)
- Kelurahan/Desa Wanasaraya (Kodepos : 45594)
20. Kecamatan Karangkancana
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Karangkancana di Kota/Kabupaten Kuningan, Provinsi Jawa Barat (Jabar) :
- Kelurahan/Desa Cihanjaro (Kodepos : 45584)
- Kelurahan/Desa Jabranti (Kodepos : 45584)
- Kelurahan/Desa Kaduagung (Kodepos : 45584)
- Kelurahan/Desa Karangkancana (Kodepos : 45584)
- Kelurahan/Desa Margacina (Kodepos : 45584)
- Kelurahan/Desa Segong (Kodepos : 45584)
- Kelurahan/Desa Simpayjaya (Kodepos : 45584)
- Kelurahan/Desa Sukasari (Kodepos : 45584)
- Kelurahan/Desa Tanjungkerta (Kodepos : 45584)

21. Kecamatan Kramat Mulya
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Kramat Mulya di Kota/Kabupaten Kuningan, Provinsi Jawa Barat (Jabar) :
- Kelurahan/Desa Kasturi (Kodepos : 45521)
- Kelurahan/Desa Bojong (Kodepos : 45553)
- Kelurahan/Desa Cibentang (Kodepos : 45553)
- Kelurahan/Desa Cikaso (Kodepos : 45553)
- Kelurahan/Desa Cikubangsari (Kodepos : 45553)
- Kelurahan/Desa Cilaja (Kodepos : 45553)
- Kelurahan/Desa Cilowa (Kodepos : 45553)
- Kelurahan/Desa Gandasoli (Kodepos : 45553)
- Kelurahan/Desa Gereba (Kodepos : 45553)
- Kelurahan/Desa Kalapagunung (Kodepos : 45553)
- Kelurahan/Desa Karamatmulya (Kodepos : 45553)
- Kelurahan/Desa Karangmangu (Kodepos : 45553)
- Kelurahan/Desa Nanggerang (Kodepos : 45553)
- Kelurahan/Desa Padarek (Kodepos : 45553)
- Kelurahan/Desa Pajambon (Kodepos : 45553)
- Kelurahan/Desa Ragawacana (Kodepos : 45553)
- Kelurahan/Desa Widarasari (Kodepos : 45553)

22. Kecamatan Kuningan
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Kuningan di Kota/Kabupaten Kuningan, Provinsi Jawa Barat (Jabar) :
- Kelurahan/Desa Awirarangan (Kodepos : 45511)
- Kelurahan/Desa Cibinuang (Kodepos : 45511)
- Kelurahan/Desa Kuningan (Kodepos : 45511)
- Kelurahan/Desa Purwawinangun (Kodepos : 45512)
- Kelurahan/Desa Cijoho (Kodepos : 45513)
- Kelurahan/Desa Kedungarum (Kodepos : 45513)
- Kelurahan/Desa Ancaran (Kodepos : 45514)
- Kelurahan/Desa Ciporang (Kodepos : 45514)
- Kelurahan/Desa Karangtawang (Kodepos : 45515)
- Kelurahan/Desa Windusengkahan (Kodepos : 45515)
- Kelurahan/Desa Citangtu (Kodepos : 45516)
- Kelurahan/Desa Winduhaji (Kodepos : 45516)
- Kelurahan/Desa Cigintung (Kodepos : 45517)
- Kelurahan/Desa Cirendang (Kodepos : 45518)

23. Kecamatan Lebakwangi
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Lebakwangi di Kota/Kabupaten Kuningan, Provinsi Jawa Barat (Jabar) :
- Kelurahan/Desa Bendungan (Kodepos : 45574)
- Kelurahan/Desa Cinagara (Kodepos : 45574)
- Kelurahan/Desa Cineubeuy/Cineumbeuy (Kodepos : 45574)
- Kelurahan/Desa Cipeutir/Cipetir (Kodepos : 45574)
- Kelurahan/Desa Langseb (Kodepos : 45574)
- Kelurahan/Desa Lebakwangi (Kodepos : 45574)
- Kelurahan/Desa Mancagar (Kodepos : 45574)
- Kelurahan/Desa Manggari (Kodepos : 45574)
- Kelurahan/Desa Pagundan (Kodepos : 45574)
- Kelurahan/Desa Pajawankidul (Kodepos : 45574)
- Kelurahan/Desa Pasayangan (Kodepos : 45574)
- Kelurahan/Desa Sindang (Kodepos : 45574)

24. Kecamatan Luragung
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Luragung di Kota/Kabupaten Kuningan, Provinsi Jawa Barat (Jabar) :
- Kelurahan/Desa Cigedang (Kodepos : 45581)
- Kelurahan/Desa Cikandang (Kodepos : 45581)
- Kelurahan/Desa Cirahayu (Kodepos : 45581)
- Kelurahan/Desa Dukuhmaja (Kodepos : 45581)
- Kelurahan/Desa Dukuhpicung (Kodepos : 45581)
- Kelurahan/Desa Gunungkarung (Kodepos : 45581)
- Kelurahan/Desa Luragunglandeuh (Kodepos : 45581)
- Kelurahan/Desa Luragungtonggoh (Kodepos : 45581)
- Kelurahan/Desa Margasari (Kodepos : 45581)
- Kelurahan/Desa Panyosogan (Kodepos : 45581)
- Kelurahan/Desa Sindangsari (Kodepos : 45581)
- Kelurahan/Desa Sindangsuka (Kodepos : 45581)
- Kelurahan/Desa Walaharcageur (Kodepos : 45581)
- Kelurahan/Desa Wilanagara (Kodepos : 45581)

25. Kecamatan Maleber
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Maleber di Kota/Kabupaten Kuningan, Provinsi Jawa Barat (Jabar) :
- Kelurahan/Desa Ciporang (Kodepos : 45574)
- Kelurahan/Desa Kutaraja (Kodepos : 45574)
- Kelurahan/Desa Mandalajaya (Kodepos : 45574)
- Kelurahan/Desa Mekarwangi (Kodepos : 45574)
- Kelurahan/Desa Buniasih (Kodepos : 45575)
- Kelurahan/Desa Cikahuripan (Kodepos : 45575)
- Kelurahan/Desa Cipakem (Kodepos : 45575)
- Kelurahan/Desa Dukuhtengah (Kodepos : 45575)
- Kelurahan/Desa Galaherang (Kodepos : 45575)
- Kelurahan/Desa Garahaji (Kodepos : 45575)
- Kelurahan/Desa Giriwaringin (Kodepos : 45575)
- Kelurahan/Desa Karangtengah (Kodepos : 45575)
- Kelurahan/Desa Kutamandarakan (Kodepos : 45575)
- Kelurahan/Desa Maleber (Kodepos : 45575)
- Kelurahan/Desa Mekarsari (Kodepos : 45575)
- Kelurahan/Desa Padamulya (Kodepos : 45575)
- Kelurahan/Desa Parakan (Kodepos : 45575)

26. Kecamatan Mandirancan
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Mandirancan di Kota/Kabupaten Kuningan, Provinsi Jawa Barat (Jabar) :
- Kelurahan/Desa Cirea (Kodepos : 45558)
- Kelurahan/Desa Kertawinangun (Kodepos : 45558)
- Kelurahan/Desa Mandirancan (Kodepos : 45558)
- Kelurahan/Desa Nanggela (Kodepos : 45558)
- Kelurahan/Desa Nanggerangjaya (Kodepos : 45558)
- Kelurahan/Desa Pakembangan (Kodepos : 45558)
- Kelurahan/Desa Randobawagirang (Kodepos : 45558)
- Kelurahan/Desa Randobawailir (Kodepos : 45558)
- Kelurahan/Desa Salakadomas (Kodepos : 45558)
- Kelurahan/Desa Seda (Kodepos : 45558)
- Kelurahan/Desa Sukasari (Kodepos : 45558)
- Kelurahan/Desa Trijaya (Kodepos : 45558)

27. Kecamatan Nusaherang
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Nusaherang di Kota/Kabupaten Kuningan, Provinsi Jawa Barat (Jabar) :
- Kelurahan/Desa Ciasih (Kodepos : 45563)
- Kelurahan/Desa Cikadu (Kodepos : 45563)
- Kelurahan/Desa Haurkuning (Kodepos : 45563)
- Kelurahan/Desa Jambar (Kodepos : 45563)
- Kelurahan/Desa Kertawirama (Kodepos : 45563)
- Kelurahan/Desa Kertayuga (Kodepos : 45563)
- Kelurahan/Desa Nusaherang (Kodepos : 45563)
- Kelurahan/Desa Windusari (Kodepos : 45563)

28. Kecamatan Pancalang
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Pancalang di Kota/Kabupaten Kuningan, Provinsi Jawa Barat (Jabar) :
- Kelurahan/Desa Danalampah (Kodepos : 45557)
- Kelurahan/Desa Kahiyangan (Kodepos : 45557)
- Kelurahan/Desa Mekarjaya (Kodepos : 45557)
- Kelurahan/Desa Pancalang (Kodepos : 45557)
- Kelurahan/Desa Patalagan (Kodepos : 45557)
- Kelurahan/Desa Rajawetan (Kodepos : 45557)
- Kelurahan/Desa Sarewu (Kodepos : 45557)
- Kelurahan/Desa Silebu (Kodepos : 45557)
- Kelurahan/Desa Sindangkempeng (Kodepos : 45557)
- Kelurahan/Desa Sumbakeling (Kodepos : 45557)
- Kelurahan/Desa Tajurbuntu (Kodepos : 45557)
- Kelurahan/Desa Tarikolot (Kodepos : 45557)
- Kelurahan/Desa Tenjolayar (Kodepos : 45557)

29. Kecamatan Pasawahan
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Pasawahan di Kota/Kabupaten Kuningan, Provinsi Jawa Barat (Jabar) :
- Kelurahan/Desa Cibuntu (Kodepos : 45559)
- Kelurahan/Desa Cidahu (Kodepos : 45559)
- Kelurahan/Desa Cimara (Kodepos : 45559)
- Kelurahan/Desa Ciwiru (Kodepos : 45559)
- Kelurahan/Desa Kaduela (Kodepos : 45559)
- Kelurahan/Desa Padabeunghar (Kodepos : 45559)
- Kelurahan/Desa Padamatang (Kodepos : 45559)
- Kelurahan/Desa Paniis (Kodepos : 45559)
- Kelurahan/Desa Pasawahan (Kodepos : 45559)
- Kelurahan/Desa Singkup (Kodepos : 45559)

30. Kecamatan Selajambe
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Selajambe di Kota/Kabupaten Kuningan, Provinsi Jawa Barat (Jabar) :
- Kelurahan/Desa Bagawat (Kodepos : 45566)
- Kelurahan/Desa Cantilan (Kodepos : 45566)
- Kelurahan/Desa Ciberung (Kodepos : 45566)
- Kelurahan/Desa Jamberama (Kodepos : 45566)
- Kelurahan/Desa Kutawaringin (Kodepos : 45566)
- Kelurahan/Desa Padahurip (Kodepos : 45566)
- Kelurahan/Desa Selajambe (Kodepos : 45566)

31. Kecamatan Sindangagung
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Sindangagung di Kota/Kabupaten Kuningan, Provinsi Jawa Barat (Jabar) :
- Kelurahan/Desa Babakanreuma (Kodepos : 45573)
- Kelurahan/Desa Balong (Kodepos : 45573)
- Kelurahan/Desa Dukuhlor (Kodepos : 45573)
- Kelurahan/Desa Kaduagung (Kodepos : 45573)
- Kelurahan/Desa Kertaungaran (Kodepos : 45573)
- Kelurahan/Desa Kertawangunan (Kodepos : 45573)
- Kelurahan/Desa Kertayasa (Kodepos : 45573)
- Kelurahan/Desa Mekarmukti (Kodepos : 45573)
- Kelurahan/Desa Sindangagung (Kodepos : 45573)
- Kelurahan/Desa Sindangsari (Kodepos : 45573)
- Kelurahan/Desa Taraju (Kodepos : 45573)
- Kelurahan/Desa Tirtawangunan (Kodepos : 45573)

32. Kecamatan Subang
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Subang di Kota/Kabupaten Kuningan, Provinsi Jawa Barat (Jabar) :
- Kelurahan/Desa Bangunjaya (Kodepos : 45586)
- Kelurahan/Desa Gunungaci (Kodepos : 45586)
- Kelurahan/Desa Jatisari (Kodepos : 45586)
- Kelurahan/Desa Pamulihan (Kodepos : 45586)
- Kelurahan/Desa Situgede (Kodepos : 45586)
- Kelurahan/Desa Subang (Kodepos : 45586)
- Kelurahan/Desa Tangkolo (Kodepos : 45586)

SEJARAH KUNINGAN


Kabupaten Kuningan, adalah sebuah kabupaten di Provinsi Jawa BaratIndonesia. Ibukotanya adalah Kuningan. Letak astronomis Kabupaten ini di antara 108°23″ – 108°47″ Bujur Timur dan 6°45″ – 7°13″ Lintang Selatan. Kabupaten ini terletak di bagian Timur Jawa Barat, berbatasan dengan Kabupaten Cirebon di Utara, Kabupaten Brebes (Jawa Tengah) di Timur, Kabupaten Ciamis di Selatan, serta Kabupaten Majalengka di Barat. Kabupaten Kuningan terdiri atas 32 kecamatan, yang dibagi lagi atas sejumlah 361 desa dan 15 kelurahan. Pusat pemerintahan di Kecamatan Kuningan.


Bagian timur wilayah kabupaten ini adalah dataran rendah, sedang di bagian barat berupa pegunungan, dengan puncaknya Gunung Ceremai (3.076 m) yang biasa salah kaprah disebut dengan Gunung Ciremai, gunung ini berada di perbatasan dengan Kabupaten Majalengka, gunung Ceremai adalah gunung tertinggi di Jawa Barat.



Sehingga diperkirakan pada masa itu terdapat pemukiman manusia yang telah memiliki kebudayaan tinggi. Hasil penelitian menunjukan bahwa Situs Cipari mengalami dua kali masa pemukiman, yaitu masa akhir Neoleticum dan awal pengenalan bahan perunggu berkisar pada tahun 1000 SM sampai dengan 500 M. Pada waktu itu masyarakat telah mengenal organisasi yang baik serta kepercayaan berupa pemujaan terhadap nenek moyang (animisme dan dinamisme). Selain itu diketemukannya pula peninggalan adat dari batu-batu besar dari zaman megaliticum.

Dalam carita Parahyangan disebutkan bahwa ada suatu pemukiman yang mempunyai kekuatan politik penuh seperti halnya sebuah negara, bernama Kuningan. Kerajaan Kuningan tersebut berdiri setelah Seuweukarma dinobatkan sebagai Raja yang kemudian bergelar Rahiyang Tangkuku atau Sang Kuku yang bersemayam di Arile atau Saunggalah. Seuweukarma menganut ajaran Dangiang Kuning dan berpegang kepada Sanghiyang Dharma (Ajaran Kitab Suci) serta Sanghiyang Riksa (sepuluh pedoman hidup). Ekspansi kekuasaan Kuningan pada zaman kekuasaan Seuweukarma menyeberang sampai ke negeri Melayu. Pada saat itu masyarakat Kuningan merasa hidup aman dan tentram di bawah pimpinan Seuweukarma yang bertahta sampai berusia lama. Berdasarkan sumber carita Parahyangan juga, bahwa sebelum Sanjaya menguasai Kerajaan Galuh, dia harus mengalahkan dulu Sang Wulan Sang Tumanggal  dan Sang Pandawa tiga tokoh penguasa di Kuningan (Triumvirat), yaitu tiga tokoh pemegang kendali pemerintahan di Kuningan sebagaimana konsep Tritangtu dalam konsep pemerintahan tradisional suku Sunda Buhun. Sang Wulan, Tumanggal, dan Pandawa ini menjalankan pemerintahan menurut adat tradisi waktu itu, yang bertindak sebagai Sang Rama, Sang Resi, dan Sang Ratu. Sang Rama bertindak selaku pemegang kepala adat, Sang Resi selaku pemegang kepala agama, dan Sang Ratu kepala pemerintahan.

Oleh karena itu, kerajaan Kuningan waktu dikendalikan tokoh ‘Triumvirat’ ini berada dalam suasana yang gemah ripah lohjinawi, tata tentrem kerta raharja, karena masing-masing dijalankan oleh orang yang ahli di bidangnya. Tata aturan hukum/masalah adat selalu dijalankan adan ditaati, masalah kepercayaan / agama begitu juga pemerintahannya. Semuanya sejalan beriringan selangkah dan seirama.

Ketika Kuningan diperintah Resiguru Demunawan pun (menantu Sang Pandawa), Kerajaan Kuningan memiliki status sebagai Kerajaan Agama (Hindu). Hal ini nampak dari ajaran-ajaran Resiguru Demunawan yang mengajarkan ilmu Dangiang Kuning - keparamartaan, sehingga Kuningan menjadi sangat terkenal. Dalam naskah carita Parahyangan disebutkan kejayaan Kuningan waktu diperintah Resiguru Demunawan atau dikenal dengan nama lain Sang Seuweukarma (penguasa/pemegang Hukum) atau Sang Ranghyangtang Kuku/Sang Kuku, kebesaran Kuningan melebihi atau sebanding dengan Kebesaran Galuh dan Sunda (Pakuan). Kekuasaannya meliputi Melayu, Tuntang, Balitar, dan sebagainya. Hanya ada 3 nama tokoh raja di Jawa Barat yang berpredikat Rajaresi, arti seorang pemimpin pemerintahan dan sekaligus ahli agama (resi). Mereka itu adalah:
  1. Resi Manikmaya dari Kerajaan Kendan (sekitar Cicalengka - Bandung)
  2. Resi Demunawan dari Saunggalah Kuningan
  3. Resi Niskala Wastu Kencana dari Galuh Kawali.
Perkembangan kerajaan Kuningan selanjutnya seakan terputus, dan baru pada 1175 masehi muncul lagi. Kuningan pada waktu itu menganut agama Hindu di bawah pimpinan Rakean Darmariksa dan merupakan daerah otonom yang masuk wilayah kerajaan Sunda yang terkenal dengan nama PajajaranCirebon juga pada tahun 1389 masehi masuk kekuasaan kerajaan Pajajaran, namun pada abad ke-15 Cirebonsebagai kerajaan Islam menyatakan kemerdekaannya dari Pakuan Pajajaran.

Sejarah Kuningan pada masa Islam tidak lepas dari pengaruh kesultanan Cirebon. Pada tahun 1470 masehi datang ke Cirebon seorang ulama besar agama Islam yaitu Syeh Syarif Hidayatullah putra Syarif Abdullah dan ibunya Rara Santang atau Syarifah Modaim putra Prabu Syarif Hidayatullah adalah murid Sayid Rahmat yang lebih dikenal dengan nama Sunan Ampel yang memimpin daerah ampeldenta di Surabaya. Kemudian Syeh Syarif Hidayatullah ditugaskan oleh Sunan Ampel untuk menyebarkan agama Islam di daerah Jawa Barat, dan mula-mula tiba di Cirebon yang pada waktu Kepala Pemerintahan Cirebon dipegang oleh Haji Doel Iman.

Pada waktu 1479 masehi Haji Doel Iman berkenan menyerahkan pimpinan pemerintahan kepada Syeh Syarif Hidayatullah setelah menikah dengan putrinya. Karena terdorong oleh hasrat ingin menyebarkan agama Islam, pada tahun 1481 Masehi Syeh Syarif Hidayatullah berangkat ke daerah Luragung, Kuningan yang masuk wilayah Cirebon Selatan yang pada waktu itu dipimpin oleh Ki Gedeng Luragung yang bersaudara dengan Ki Gedeng Kasmayadari Cirebon, selanjutnya Ki Gedeng Luragung memeluk agama Islam.

Pada waktu Syeh Syarif Hidayatullah di Luragung, Kuningan, datanglah Ratu Ontin Nio istrinya dalam keadaan hamil dari negeri Cina(bergelar: Ratu Rara Sumanding) ke Luragung, Kuningan, dari Ratu Ontin Nio alias Ratu Lara Sumanding lahir seorang putra yang tampan dan gagah yang diberi nama Pangeran Kuningan. setelah dari Luragung, Kuningan, Syeh Syarif Hidayatullah dengan rombongan menuju tempat tinggal Ki Gendeng Kuningan di Winduherang, dan menitipkan Pangeran Kuningan yang masih kecil kepada Ki Gendeng Kuningan agar disusui oleh istri Ki Gendeng Kuningan, karena waktu itu Ki Gendeng Kuningan mempunyai putera yang sebaya dengan Pangeran Kuningan namanya Amung Gegetuning Ati yang oleh Syeh Syarif Hidayatullah diganti namanya menjadi Pangeran Arya Kamuning serta beliau memberikan amanat bahwa kelak dimana Pangeran Kuningan sudah dewasa akan dinobatkan menjadi Adipati Kuningan.

Setelah Pangeran Kuningandan Pangeran Arya Kamuning tumbuh dewasa, diperkirakan tepatnya pada bulan Muharam tanggal 1 September 1498 Masehi, Pangeran Kuningan dilantik menjadi kepala pemerintahan dengan gelar Pangeran Arya Adipati Kuningan (Adipati Kuningan) dan dibantu oleh Arya Kamuning. Maka sejak itulah dinyatakan sebagai titik tolak terbentuknya pemerintahan Kuningan yang selanjutnya ditetapkan menjadi tanggal hari jadi Kuningan

Masuknya Agama Islam ke Kuningan nampak dari munculnya tokoh-tokoh pemimpin Kuningan yang berasal atau mempunyai latar belakang agama. Sebut saja Syekh Maulana Akbar, yang akhirnya menikahkan putranya, bernama Syekh Maulana Arifin, dengan Nyai Ratu Selawatipenguasa Kuningan waktu itu (putra Prabu Langlangbuana). Hal ini menandai peralihan kekuasaan dari Hindu ke Islam yang memang berjalan dengan damai melalui ikatan perkawinan. Waktu itu di Kuningan muncul pedukuhan-pedukuhan yang bermula dari pembukaan-pembukaan pondok pesantren, seperti Pesantren Sidapurna (menuju kesempurnaan), Syekh Rama Ireng (Balong Darma). Termasuk juga diantaranya pesantren Lengkong oleh Haji Hasan Maulani.

Wangsit Prabu Siliwangi



Sing waspada sakabeh turunan dia,
Ku ngaing bakal dilanglang
Ngan di waktu perlu, ngaing bakal datang deui
Nulungan nu barutuh, mantuan nu sarusah
Tapi ngan nu hade lampahna, mun datang
Ngaing moal kadeuleu
Mun ngaing nyarita moal kadenge
Memang ngaing bakal datang, tapi ngan
Ka nu rancage hatena
Ka nu weruh semu saestu, nu ngarti
Kana wangi nu sajati
Jeung nu surti lantip pikirana nu hade laku lampahna
Lamun ngaing datang teu nyawara
Tapi mere ciri ku wawangi
Pun, geus ditangtukeun ti anggalna
Yen poe ieu bakal aya sora balarea
Nu bijil tina ati sanubari
Nu medal tina bagalna rasa
Kiwari kami datang deui
Marengan make ngaran
Pancen jeung jiwa kami
Hayang matuh eta ngaran
Dina sungsum balung aranjeun
Hayang nitipkeun ngaran “Pakuan”
Pangancikan kami
Jeung hayang supaya eta ngaran
Tetep dijaga saperti nu geus dijalankeun
Ku kami baheula
Geura tampa ieu ngaran
He .. nu ngageugeuh pakuan anyar
Omat sing bisa mawana
Jeung sing bisa ngabadanana
Bral, sing panjang natar lalakon
Kasamaran picaritaeun

Siliwangi di Mata Urang Sunda




Send this story to a friendVersi Cetak
Mayjen Sriyanto, secara berterus terang, mengungkapkan rasa syukur sebab mendapat kepercayaan menjadi Pangdam III Siliwangi. Ia mengaku banyak merasakan manfaatnya ketika menerapkan sekian banyak ungkapan yang hidup dalam Siliwangi.
Oleh EDDY D. ISKANDAR SOSOK Prabu Siliwangi begitu dikenal masyarakat Jawa Barat, kendatipun banyak yang tak mengenal sejarahnya. Hampir semua pakar sejarah (Sunda) pernah ngaguar sosok Prabu Siliwangi. Tapi keharuman Siliwangi, justru kian semerbak setelah diabadikan jadi Kodam VI Siliwangi, yang kini berubah menjadi Kodam III Siliwangi. Mayjen Sriyanto, secara berterus terang, mengungkapkan rasa syukur sebab mendapat kepercayaan menjadi Pangdam III Siliwangi. Ia mengaku banyak merasakan manfaatnya ketika menerapkan sekian banyak ungkapan yang hidup dalam Siliwangi. Ia juga sudah tahu dan merasakan, betapa dekatnya pasukan Siliwangi dengan masyarakat, bukan hanya masyarakat Jabar, tapi masyarakat di seluruh Indonesia. Di mana pun tim Siliwangi bertugas, senantiasa mendapat tempat di hati masyarakat. Ungkapan Siliwangi moal kasilih wawangi, bukanlah basa-basi. Kedekatan tim Siliwangi dengan rakyat, antara lain tergambar dari sumbangsih seniman terhadap Kodam III Siliwangi. Pelukis terkenal Barli, terpanggil untuk membuat lambang Kodam III Siliwangi. Begitu juga komponis lagu Iwan Abdul Rachman, ia menciptakan Hymne Siliwangi, sebagai ungkapan rasa terima kasihnya terhadap tim Siliwangi. Tokoh Wanadri ini, merasa kaget ketika ditanya oleh Pangdam Siliwangi (saat itu), pada jumlah uang honorariumnya. Iwan langsung menjawab, Apa yang saya persembahkan ini tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan jasa tim Siliwangi terhadap rakyat. Begitu juga ketika grup Dasentra pimpinan Ubun R. Sah mementaskan musik teatrikal kolosal Mahawira Tatar Sunda yang naskahnya digarap oleh Eddy D. Iskandar sekaligus menyutradarainya, di tahun 1996 di Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat. Mulai dengan menampilkan sosok Sri Baduga Maharaja, Sultan Ageng Tirtayasa, Prawatasari, Bagus Rangin, sampai Divisi Siliwangi.Ada adegan yang menggambarkan kedekatan tim Siliwangi dengan rakyat di pedesaan, yaitu melalui adegan Ronda Malem, atau lagu Jemplang Karang yang membuat DI / TII tersentuh untuk meninggalkan hutan kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi. Bahkan imajinasi tentang sosok Siliwangi sudah dimulai melalui tembang Malihwarni, yang liriknya antara lain mengungkapkan; Siliwangi moal kasilih wawangi. Tahun enam puluhan, sastrawan Sunda terkenal, Wahyu Wibisana, pernah menggarap sebuah pergelaran Drama Galuran Wangsit Siliwangi. Bahkan saat itu, majalah Mangle juga sering menampilkan cerita pendek atau cerita bersambung, yang menggambarkan kepahlawanan tentara Siliwangi. **BILA menengok jauh ke belakang, kepahlawanan tim Siliwangi juga diabadikan dalam film Darah dan Do'a. Filmnya sendiri menceritakan perjalanan panjang prajurit TNI (pasukan Siliwangi) yang diperintahkan untuk kembali ke Jawa Barat dari Yogyakarta. Tim tersebut dipimpin oleh Kapten Sudarto (Del Juzar). Sepanjang perjalanan menuju Jawa Barat, rombongan tim dan keluarganya itu harus menghadapi berbagai ketegangan, termasuk dibombardir serangan udara tentara Belanda.Perjalanan diakhiri dengan telah berdaulatnya RI tahun 1950. Film tersebut menjadi film penting dan akan terus dikenang, sebab dianggap sebagai film Indonesia pertama yang dibuat oleh warga pribumi.Disutradarai oleh Usmar Ismail dan shoting-nya dimulai tanggal 30 Maret 1950 - sebagai film produksi perdana Perfini, dan selanjutnya tanggal tersebut - di masa pemerintahan BJ Habibie, diresmikan sebagai Hari Film Nasional. Uniknya, produser dan sutradara film tersebut berasal dari Sumatera Barat, sedangkan penulis skenarionya berasal dari Batak, Sitor Situmorang. Dua puluh dua tahun kemudian, kisah hijrahnya tim Siliwangi dibuat film lagi dengan judul Mereka Kembali, produksi kerja sama PT Dewi Film dan Kodam VI (Kodam III) Siliwangi, disutradarai Nawi Ismail.Film ini menceritakan kembalinya Tim Siliwangi dari Yogyakarta ke Bandung, ketika perjanjian Renville 18 Desember 1948 gagal. Tentu saja selama dalam perjalanan panjang yang melelahkan itu, harus pula menghadapi berbagai tantangan yang sangat berat, bukan hanya harus berhadapan dengan tentara Belanda, tapi juga gerombolan. Ketika tayangan sinetron mulai menjamur, PT Kharisma Jabar Film ini menggarap kisah tentang tim Siliwangi, melalui sinetron Saputangan dari Bandung Selatan yang disutradarai Achiel Nasrun, berdasarkan skenario Adang S. Jika kita kaji, hampir semua sumbangsih karya seniman terhadap tim Siliwangi, apakah itu lambang, lagu, film, sinetron, pergelaran, merupakan karya-karya penting bahkan ada yang monumental, sebagai cerminan karya jasa Siliwangi. Kenyataan ini menunjukkan, betapa besar pengaruh jasa Tim Siliwangi terhadap seniman-seniman terkemuka. Ungkapan Tim Siliwangi saeutik ge mahi, atau Esa hilang dua terbilang, leungit hiji datang mangpirang-pirang, Siliwangi adalah rakyat Jawa Barat (dan Banten), rakyat Jawa Barat (dan Banten) adalah Siliwangi, sekedar menegaskan betapa perkasanya Tim Siliwangi, dan betapa dekatnya Tim Siliwangi dengan rakyat, sehingga kehadiran Tim Siliwangi di tengah rakyat senantiasa membuat rakyat merasa aman. Atau simaklah ungkapan lagu tentang Siliwangi yang begitu populer. Oh beginilah nasibnya soldadu Diosol-osol dan diadu-aduTapi biar tidak apa asal untuk negeri kita Tim Siliwangi saeutik ge mahiDirgahayu Divisi Siliwangi! *** Penulis, budayawan tinggal di Bandung.

SILIWANGI


MARS SILIWANGI

Oh beginilah nasibnya soldadu,
diosol-osol dan diadu-adu
tapi biar tidak apa asal untuk negeri kita
divisi Siliwangi, saeutik ge mahi

Paduli teuing kuring keur ngabagong
nunarenjokeun entong loba omong
kieu soteh miceun tineung
da mun prung mah moal keueung
divisi Siliwangi saeutik ge mahi


          Nama-nama Batalyon Infantri pada Kodam III Siliwangi  :

Yonif – 300 Raiders Banjar Kadaton ------ Brigif-15 Kujang II Siliwangi di Cianjur
Yonif – 301 Prabu Kian Santang -------- Korem Siliwangi di Cimalaka Sumedang
Yonif – 302 Brajawijaya ------ LIKUIDASI
Yonif – 303 Setia Sampai Mati ------- Brigif-13 Galuh Kostrad di Cikajang Garut
Yonif – 304 Pasopati ------ Kesko III SLW / KOPASSUS - Cikal bakal Kopassus 
Yonif – 305 Tengkorak ------- Brigif-17 Kujang I Kostrad di Karawang
Yonif – 306 ------- LIKUIDASI
Yonif – 307 Kala Hitam -------- LIKUIDASI
Yonif – 308 Resi ------- LIKUIDASI
Yonif – 309 ------- LIKUIDASI
Yonif – 310 Kidang Kencana ------ Brigif-15 Kujang II Siliwangi di Cibenda Sukabumi
Yonif – 311 Surya Kencana ------- LIKUIDASI
Yonif – 312 Tirtajaya ---- Kala Hitam ------ Brigif-15 Kujang II Siliwangi di Subang
Yonif – 313 Tajimalela ------- Yonif 202 Tajimalela Brigif-1 / Kodam Jaya
Yonif – 314 Salempada ------- LIKUIDASI
Yonif – 315 Garuda -------- Korem Siliwangi di Bogor
Yonif – 316 ------- LIKUIDASI
Yonif – 317 Banteng Teruna -------- LIKUIDASI
Yonif – 318 ------- LIKUIDASI
Yonif – 319 ------- LIKUIDASI
Yonif – 320 Badak Putih -------- Korem Maulana Yusuf di Pandeglang
Yonif – 321 Galuh Taruna ------- Brigif-13 Galuh Kostrad di Tenjo Layar Majalengka
Yonif – 322 Siluman Merah ------LIKUIDASI
Yonif – 323 Raiders Buaya Putih ------- Brigif-13 Galuh Kostrad di Banjar Patroman
Yonif – 324 ------- LIKUIDASI
Yonif – 325 Arya Kamuning -------- Yonif 203 Arya Kemuning Brigif-1 / Kodam Jaya
Yonif – 326 Gada ------- LIKUIDASI
Yonif – 327 Brajawijaya ------- LIKUIDASI
Yonif – 328 Dirgahayu ------- Brigif-17 Kujang I Kostrad di Cilodong Bogor
Yonif – 329 Jaya Tunggal ------- LIKUIDASI
Yonif – 330 Tridharma -------- Brigif-17 Kujang I Kostrad di Cicalengka Bandung

Elmu Luhung Teu Adigung, Sakti Did Teu Kumaki, Usik Yakin Kersaning ILLAHI.

MOTTO KODAM III SILIWANGI




          Sejarah perjuangan Kodam III/Siliwangi tidak dapat terlepas dari dukungan dan peran serta masyarakat Jawa Barat sehingga melahirkan motto " Siliwangi adalah Rakyat Jawa Barat, Rakyat Jawa Barat adalah Siliwangi ".

          Makna kalimat tersebut secara harfiah :

          Siliwangi sebagai nama Kodam di wilayah Jawa Barat adalah lahir dan menyatu yang tidak dapat dipisahkan dari rakyat Jawa Barat, demikian pula bahwa rakyat Jawa Barat adalah bagian yang tidak bisa dipisahkan dari keberadaan Kodam III/Siliwangi, seperti yang pernah ditunjukkan pada waktu hijrah dari Jawa Barat ke Jawa Tengah dalam perlawanan terhadap penjajah Belanda serta penangkapan terhadap gembong DI/TII Karto Suwiryo.

          Dengan demikian sudah menjadi tugas dan kewajiban dari seluruh komponen masyarakat di wilayah Jawa Barat bersama Kodam III/Siliwangi untuk selalu menjaga dan melindungi wilayah Jawa Barat dari ancaman baik dari dalam atau Luar Negeri

          Makna kalimat tersebut ditinjau dari budaya atau kultur masyarakat Jawa Barat Filosofinya yaitu :

          Siliwangi bermakna "Silih mewangikan" untuk Silih Asih, Silih Asah dan Silih Asuh. Adapun Silih wangi dalam kaitannya dengan Silih Asih, Silih Asah dan Silih Asuh adalah :

          Nama "Silih Wangi" adalah nama tokoh mitologi yang sering dikaitkan dengan seorang raja Sunda yang sangat mahsyur, baik karena kebesarannya maupun karena kepiawaiannya sewaktu melakukan "Penadbiran" (Governance) di tatar Sunda. Akan tetapi sejauh ini belum ada bukti sejarah yang mendukung serta menjelaskan kapan dan dimana tepatnya tokoh mitologi yang begitu mashur ini hidup dan memerintah di Tatar Sunda.

          Melalui kajian metafisis ataupun spiritual dan melalui sarana ritus-ritus yang memadai dan berdasarkan sistem yang tradisional, kita dimungkinkan melakukan kontak dengan tokoh mitologi ini.

          Disamping itu, melalui tulisan ini pula akan dicari benang merah yang menghubungkan "tokoh mitologi" Silih Wangi dengan jargon atau motto "Silih Asih - Silih Asah - Silih Asuh" yang sangat akrab bagi masyarakat Sunda dan sering pula digunakan dalam idiomatika nasional.

Batalyon Infanteri 320/Badak Putih Gelar Geladi Posko Simulasi Tempur “Golok Sakti X”


Batalyon Infanteri 320/Badak Putih Gelar Geladi Posko Simulasi Tempur “Golok Sakti X”
 
09-11-2011, 13:20:11  
         Melalui geladi posko simpur ini, para perwira baik Danyon maupun perwira staf diharapkan mampu menyerap berbagai point dari proses pembelajaran selama geladi berlangsung. Paling tidak dengan variasi persoalan yang dikemukakan, para perwira dapat mengetahui dan mengukur sejauhmana kemampuan para perwira dan kesiapan satuan ini untuk menghadapi kasus bahkan ancaman yang sebenarnya.

       Demikian disampaikan Danrem 064/MY Kolonel Inf Joko Warsito dalam amanatnya yang dibacakan Kasrem 064/MY Letkol Arh Budhi Dharmawan S.Sos pada penutupan Latihan Geladi Posko Simpur Yonif 320/BP bertempat di lapangan upacara Yonif 320/BP Cadasari Pandeglang, Kamis ( 3/11 ). Geladi ini telah dilaksanakan selama tiga hari dengan menggunakan metode Latihan dengan Simulasi Computer Victor yang di pandu oleh personel dari Pusimpur Bandung. Hadir dalam Upacara Penutupan Geladi Posko tersebut 12 orang Perwira Pengawas/Penilai,10 orang pelaku dan peserta Upacara sejumlah 100 orang.

        Mengakhiri amanatnya Danrem 064/MY mengharapkan dengan berakhirnya geladi posko ini, agar pengalaman latihan tersebut, dapat benar-benar diserap dan dijadikan tambahan pengetahuan serta keterampilan bagi Komandan Batalyon beserta Perwira Staf, sekaligus menjadi tolok ukur sampai sejauhmana tingkat kesiapan satuan dan pengembangan aplikasi tugas-tugas di lapangan, sehingga satuan selalu siap operasional sewaktu-waktu komando atas membutuhkan. (Penrem 064/MYPendam III/Slw).)

PENGETAHUAN MILITER



Referensi


Istilah Militer

Aba-aba :1. Serangkaian kata-kata pengkomandoan terhadap sekelompok orang dalam susunan yang teratur untuk dilaksanakan secara tertib, tepat dan serentak atau berturut-turut.
2. Perintah yang diberikan oleh seorang Komandan kepada pasukan untuk dilaksanakan pada waktunya secara serentak atau berturut-turut.

Abituren : Lulusan sekolah/pendidikan militer.

Administrasi Umum TNI (Minu TNI) : Semua pekerjaan, kegiatan tata cara tulis menulis di lingkungan TNI yang dilakukan secara teratur dan terarah dalam rangka pelaksanaan tugas pokok TNI untuk mencapai tujuan.

Ajendam : Badan Ajudan Jenderal yang berkedudukan di tingkat Kotama yang secara taktis dan administratif berkedudukan langsung di bawah Pangkotama, bertugas menyeleng-garakan fungsi Ajudan Jenderal di lingkungan Kotama.

Akademi Militer (Akmil) : Pendidikan pembentukan dasar Perwira sukarela Angkatan Darat Tingkat Akademi.

Alat Kesehatan (Alkes) : Instrumen, apparatus, mesin, implan yang tidak mengandung obat yang digunakan untuk memcegah mendiagnosis, menyembuhkan, meringankan penyakit, merawat orang sakit serta memulihkan kesehatan pada menusia dan untuk membentuk struktur dan memperbaiki sistem tubuh.

Alat Kesehatan Gigi (Alkesgi) : Alat yang digunakan khusus untuk pelayanan Kesehatan Gigi dapat berupa Unit maupun Instrument (Satuan).

Alat Kesehatan Lapangan (Alkeslap) : Alat yang digunakan khusus untuk pelayanan Laboratorium dapat berupa Unit maupun Instrument (Satuan).

Alat Kesehatan Preventif (Alkesprev) : Alat yang digunakan khusus untuk tindakan preventif (Pencegahan) dapat berupa Unit, Perangkat.

Alat Komunikasi Elektronika (Alkomlek): Sejumlah alat peralatan yang digunakan sebagai sarana komunikasi dan mengandung unsur elektronika
.
Alat Peralatan Kesehatan (Alpalkes) : Materiil kesehatan yang digunakan untuk keperluan para petugas Medis , Non Medis dalam pelayanan Kesehatan (Yankes).

Alsus Jihandak ( Alat Khusus Penjinak Bahan Peledak ): Merupakan bagian yang sangat penting di dalam melaksanakan tugas penjinakan bahan peledak.

Artileri Pertahanan Udara (Arhanud) :
1. Artileri Pertahanan Udara sebagai salah satu cabang kesenjataan dari Angkatan Darat, merupakan unsur bantuan tempur (Banpur) yang menyelenggarakan fungsi teknis militer dengan tugas pokok dalam bidang pertahanan udara yang meliputi segala usaha, tindakan dan kegiatan untuk persiapan dan penyelenggaraan penangkisan terhadap serangan udara musuh dengan mempergunakan segala macam senjata anti pesawat udara (Meriam dan peluru kendali) serta alat perlengkapannya dan pengendali tembak.
2. Suatu cabang dari artileri yang mempunyai peranan dan tugas utama untuk meniadakan atau mengurangi hasil guna dari serangan udara musuh dengan cara menghancurkan atau melumpuhkan segala sasaran di udara (areal targets) dalam rangka tugas pertahanan udara.
3. Senjata-senjata dan peralatan-peralatan untuk memerangi sasaran-sasaran di udara secara aktif dari tanah (ground to air).

Artileri Medan : Sebagai salah satu cabang kesenjataan dari Angkatan Darat yang mempunyai peranan dan tugas utama untuk membantu pasukan tempur dengan cara menghancurkan atau melumpuhkan sasaran di darat (Surface targets). Artileri Medan (Armed) merupakan senjata bantuan tembakan yang utama/pokok untuk segala macam operasi di darat.

Atasan yang Berhak Menghukum (Ankum) : Atasan yang oleh atau atas dasar undang-undang diberi kewenangan untuk menjatuhkan hukuman disiplin kepada setiap prajurit TNI yang berada di bawah wewenang komandonya (Ankum di lungkungan Angkatan Darat adalah setiap perwira pemegang komando satuan administrasi pangkal yang mempunyai kelengkapan perangkat administrasi baik di pusat maupun di daerah, serendah-rendahnya satuan setingkat kompi yang berdiri sendiri).

Bantuan Administrasi Kesehatan (Baminkes) : Perwujudan dari pembinaan dan penggunaan satuan-satuan Kesehatan berupa penyelenggaraan fungsi teknis militer kesehatan yang dilaksanakan dalam rangka mendukung pelaksanaan tugas Banminkes berupa dukungan kesehatan dan pelayanan kesehatan.

Bantuan Militer : Aktivitas dari kekuatan TNI yang bersifat membantu, melindungi, melengkapi atau memperpanjang daya kekuatan lain, berdasarkan perintah baik didalam pertempuran maupun non pertempuran .

Bantuan Polisi Militer : Penyelenggaraan fungsi Kepolisian Militer guna mewujudkan tegaknya hukum, disiplin, dan tata tertib di lingkungan, dan bagi kepentingan ABRI yang dapat berbentuk pelayanan, dukungan, maupun perkuatan.

Batalyon Infanteri (Yonif) : Adalah satuan dasar tempur yang terdiri dari suatu markas, kompi markas, beberapa kompi senapan dan kompi bantuan yang dapat merupakan bagian taktis dari Brigade Infanteri dan dapat juga berdiri sendiri dengan tugas taktis dan administrasi.

Batalyon Infanteri Raider : Adalah Batalyon Infanteri yang diberi kemampuan khusus Raid penghancuran, Raid pembebasan tawanan dan kemampuan Mobud.

Batalyon PPRC (Yon PPRC) :Batalyon yang digunakan sebagai satuan unsur pasukan pemukul reaksi cepat.

Bimbingan dan Pengasuhan (Bimsuh) : Usaha yang secara resmi dilakukan oleh Lemdik untuk meningkatkan dan memudahkan para peserta didik dalam mengembangkan aspek kepribadian, intelek dan jasmani selama pendidikan berjalan.

Bintara : Golongan kepangkatan dalam TNI mulai dari Sersan Dua sampai dengan Pembantu Letnan .
Bintara Makanan (Ba Kan) : Seorang Bintara melaksanakan pembekalan makanan yang berada disetiap tingkat Satwat/Satwah .
Bobby Traps :1) B enda yang dibuat untuk melukai atau membunuh orang yang mencoba mengganggu yang dipasang dan tidak terlihat musuh.
2) Semacam ranjau darat ukuran kecil ditujukan khusus bagi personil musuh yang masuk perangkap pada tempat-tempat yang tidak diduga-duga.
Calon Prajurit : Warga negara yang sedang mengikuti proses kegiatan penerimaan atau pengerahan.

Catatan Personel (Catpers) : Suatu bentuk catatan untuk mengetahui kejadian atau hal-hal yang menyangkut personel TNI dan non TNI yang ditinjau dari segi intelijen dalam rangka memudahkan bagi staf intelijen untuk meninjau/menyajikan data dari personel yang bersangkutan.

Corps :
1. Segolongan perwira kecabangan yang mempunyai syarat-syarat lapangan pendidikan dan rencana jalan hidup (bidang, karier) yang sama.
2. Sesuatu ikatan atau golongan yang mempunyai persamaan tugas atau senasib sepenanggungan dalam pelaksanaan tugas seperti corps veteran dsb.
3. Di TNI AD adalah Corps Infanteri (INF), Kavaleri (KAV), Artileri (ART), Zeni (CZI), Ajudan Jenderal (CAJ), Kesehatan Militer (CKM), Angkutan Militer (CAM) dan Intendan (CIN) diganti dengan (CBA) sedangkan Corps Kehakiman sudah diganti dengan Corps Hukum (CHK), Keuangan (CKU), Peralatan (CPL), Polisi Militer (CPM), Topografi (CTP). Di TNI AL adalah Corps : Pelaut (P), Teknik (T), Elektro (E), Khusus (KH), Administrasi (A), Marinir(MAR), Dinas Khusus (DK), Kesehatan (K). Di TNI AU adalah Corps : Penerbangan (PNB), Navigator (NAV), Teknik (TEK), Elektro (LEK), Perbekalan (KAL), Khusus (SUS), Pasukan (PSK), Kesehatan (KES), Administrasi (ADM).
4. Tingkat satuan militer di atas divisi (Tentara Amerika Serikat dsb).

Corp Ajudan Jenderal (CAJ) : Satu golongan perwira kecabangan Angkatan Darat yang memiliki kemampuan tugas pokoknya dalam bidang fungsi Ajen.


Biodata Kang Agil

Arsip Blog

Wadya Balad